Home ยป Dekorasi Ruangan Style Retro tetap klasik dan trendy

Dekorasi Ruangan Style Retro tetap klasik dan trendy

54 views

Setiap rumah pasti memiliki style/ gaya tersendiri untuk mendekor setiap ruangan. Kalau berbicara soal design dan style yang akan di terapkan dalam hunian anda, pasti akan kebingunan untuk memilih. Dalam artikel kali ini, banyak membahas dekorasi ruangan style retro untuk mengenang gaya tempo dulu.

Model ruangan yang kreatif sekaligus inspiratif pun menjadi primadona untuk di jadikan contoh saat mendekor ruangan. Untuk mengenal beberapa style nya alangkah baiknya kita mengenal lebih dahulu modelnya, khususnya dekorasi ruangan style retro.

Style ini tekniknya mengulang design tempo dulu yang berkembang sekitar tahun 1930 sampai dengan tahun 1960. Ciri ciri dari style ini berkarakter atraktif, kuno namun banyak diminati di era saat ini. Banyak rumah yang menggunakan style ini untuk memunculkan memori pada saat masa kecil, yang berkaitan dengan referensi masa lalu.

Design Retro terbagi menjadi 3 jenis yaitu Retro Art Deco (sekitar tahun 1930), Retro Fifties (sekitar tahun 1950) dan Retro Pop Art (sekitar tahun 1960).

Konsep Retro Art Deco

Memiliki khas yang sederhana namun memiliki kesan formal. Bentuknya menggunakan garis tegas, berbentuk Kotak, Segitiga dan jarang menggunakan lekukan lekukan yang rumit. Untuk interior meja dan kursi menggunakan kaki kaki yang pendek, dan meja berbentuk bundar. Untuk material yang digunakan menggunakan perpaduan kayu, besi dan logam. Khas warna dinding yang digunakan warna abu abu muda, kuning gading, krem.

kombinasi design interior retro art deco
kombinasi design interior retro art deco
Design dan Furniture Art Deco
Design dan Furniture Art Deco

Art Deco mewakili modernisasi dunia yang begitu cepat. Style yang berkembang di tahun 1925 sering dijumpai dalam bangunan bangunan kuno, saat ini sering di jumpai di Paris, Prancis. Paris benar menjadi primadona Art Deco saat itu. Tahun 1925 berbagai bangunan mengaplikasikan elemen – elemen yang menuju ke gaya Art Deco. Bentuk-bentuk yang bersifat trapezoid, zigzag, geometri, dan bentuk puzzle.

Dekorasi design Retro Fifties

Design dan dekorasi style ini merupakan perkembangan design kontemporer, yang mulai berkembang mulai tahun 1950. Pada era saat itu perkembangan teknologi mengalami kemajuan dan tidak menggunakan hand made (menggunakan perangkat mesin). Hiasan interior menggunakan bahan modern, contoh fiber, busa karet, formika dan vinil. Warna yang menjadi ciri khas style ini adalah orange, kuning dan merah keunguan.

Dekorasi Design Retro Fifties
Dekorasi Design Retro Fifties
Interior Design Retro Fifties
Interior Design Retro Fifties

Dengan mengusung kesan mewah, dekorasi ini terdiri dari efek kilau yang halus dan lengkungan logam. Biasanya diterapkan dalam bidang arsitektur seperti furniture dan interior. Style ini merupakan model nostalgia yang mengagumkan atau memiliki kualitas tinggi dan serasa nyaman sekali seperti kembali ke masa lampau. Gaya warna hijau dan warna-warna pudar dengan motif bunga, polkadot hingga polos akan memperkuat kesan lebih dingin dan efek kuno.

Karakter design Retro Pop Art

Style ini berkembang di tahun 1960 an, yaitu design interior yang mengikuti perkembangan dunia fashion. Beberapa ciri utama dari gaya ini adalah berbentuk unik sekaligus tajam. Pemilihan warna untuk ruangan pun semakin banyak dan cenderung tidak monoton. Karakter nuansa gelap/grey masih dominan, sedangkan warna lain lebih banyak digunakan sebagai variasi motif untuk memunculkan kesan hangat dan natural.

Warna warni Design Retro Pop Art
Warna warni Design Retro Pop Art
Design ruangan Retro Pop Art
Design ruangan Retro Pop Art

Pop Art merupakan sebuah gerakan seni yang muncul di Inggris pada tahun 1950-an di awal-awal zaman post modern art. Zaman di mana semua orang mulai bosan dengan gaya modern. Pop Art merupakan seni yang mendobrak batas-batas artian seni yang agung. Warna-warna yang cerah dan mencolok, Gambar yang flat dan simpel layaknya warna warna kuno.

Tips dan trik menggunakan style Retro

Dari sisi pewarnaan dinding, kesan retro yang kuat jatuh pada Pilihan warna cerah dan tajam. Seperti warna hijau laut, pink, merah ceri, kuning mentega, coklat, orange dan lain-lain. Sedangkan untuk interior, ada baiknya menggukan warna dasar konsep retro mencolok, dan berani. Seperti warna merah, kuning dan orange yang menciptakan suasana ceria, hangat dan klasik.

Furniture Design Retro
Furniture Design Retro

konsep retro dengan pola kotak-kotak dan geometris pada elemen dinding dan lantai. Pola tersebut memberikan kesan formal dan simple pada ruangan seperti halnya bentuk segitiga atau garis tegak yang terkesan tegas. Pola dan motif tersebut juga harus didukung dengan penggunaan warna yang sesuai dengan gaya retro. Untuk menciptakan suasana ruang yang diinginkan.

Furniture yang dapat digunakan untuk menciptakan suasana retro tidak harus selalu berupa barang antik dari tahun 1950-an. Namun dapat diperoleh juga dengan mudah seperti jenis furniture yang berbentuk ramping yang memiliki pola wallpaper dan kain. Furniture yang berbentuk simple, fungsional dan memiliki nilai estetika serta berbahan dasar material sintetis akan lebih mudah menciptakan kesan retro.

Jika anda ingin memiliki rumah dengan konsep klasik modern, anda bisa ikuti tautan ini. Referensi model rumah klasik modern minimalis.

sumber gambar diambil dari pixabai dan pinterest

Related Articles

Leave a Comment